KML_FLASHEMBED_PROCESS_SCRIPT_CALLS
Kamu Seorang Penulis Lepas dan Ingin Memberikan kontribusi disini?
 

Archive for the ‘ Kebijaksanaan dan Kedewasaan ’ Category

MENGHARGAI KEBAIKAN ORANG LAIN

Nelumbo-nucifera-11MENGHARGAI KEBAIKAN ORANG LAIN

Berusaha untuk menghargai kebaikan orang lain adalah perbuatan yang sangat mulia. Itulah pelajaran yang sudah diajarkan oleh orang tua kita dulu waktu kita kecil. Orang tua kita selalu menuntun dan mengingatkan kita untuk selalu mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah memberikan jajan atau uang recehan kepada kita. Seberapapun kecil dan murahnya jajan atau uang yang orang berikan.

Tapi yang namanya memberi adalah suatu kebaikan,  apalagi kebaikan yang dibarengi dengan rasa keikhlasan hanya mengharap ridho dari sang Pencipta. Begitulah orang tua kita tanpa bosan dan putus asa senantiasa menuntun dan mengingatkan kita akan pentingnya menghargai kebaikan orang lain, seberapapun kecilnya.

Kalau kita mau jujur melakukan kebaikan itu tidaklah selalu mudah dan murah. Yang bisa jadi dilihat dari dzohirnya kebaikan yang  orang lakukan itu kita bilang mudah dan murah. Namun bisa jadi berbeda bagi si pelaku kebaikan tersebut. Bagi sipelaku kebaikan mungkin saja kebaikan yang sederhana namun dalam prakteknya dia harus melakukan pengorbanan yang luar biasa; berkeringat, capek, berkorban perasaan, bahkan berdarah-darah. Yang realitanya berbagai pengorbanan itu tidak nampak oleh kita “si penerima kebaikan”.

Sebuah contoh sederhana saja. Menghadiri undangan pernikahan ‘kondangan’. Yang namanya  kondangan intinya adalah datang , kemudian masukan amplop  ke bok amplop, memberi selamat kepada yang punya hajat dan makan dan pamit terus pulang. Sederhana bukan?

Tapi pernahkan anda  berfikir bahwa untuk hadir ke kondangan orang itu harus menyetrika baju, menyemir sepatu, beli minyak rambut, beli parfum, harus ninggalin anak yang lagi sakit, harus ninggalkan pekerjaan padahal sedang ada deadline, yang risikonya kalau pekerjaan itu tidak rampung  maka ia akan dipecat dari kerjaan. Dan mungkin anda tidak membayangkan bahwa uang untuk kondangan adalah hasil dari mengutang ketetangga sebelah. Dan mungkin juga ia datang hanya karena tidak enak kalau tidak datang nanti dianggap tidak menghormati. Dan lain-lain pengorbanan yang dilakukan hanya seseorang ingin kondangan.

Jadi kesimpulannya adalah tidak cukup menghargai kebaikan orang lain hanya dengan  kebaikannya. Namun hargailah kebaikan orang lain dengan menghargai prosesnya. Yang mungkin kita tidak pernah tau seperti apa prosesnya.

Wallahu’alam

Source : http://www.alhikmah-online.com/index.php/component/content/article/44-motivasi/72-menghargai-kebaikan-orang-lain

Pantang Mati Sebelum Ajal

Fight Till The End,
And
You Will Find A Big Smile in Your End..
- Sin MaximuS

Seringkali saya merasa putus asa, dan merasa kecil di hadapan semua org.. saya melihat begitu banyak orang yg lebih berhasil dan lebih bahagia daripada saya.. Semua usaha yang saya lakukan rasanya masih kurang.. Pada saat saya merasa rapuh dan lemah ini seringkali yg diAtas berbicara kepada saya dengan caranya yang unik. Entah bagaimana ceritanya, saya selalu di tuntun untuk bangkit kembali.. Rasanya saya di berikan perhatian dengan cara yang berbeda selama kita belajar mendengarkan dan membuka pikiran kita.

Hari ini merupakan salah satu hari dimana saya sedang patah semangat. Dan saya sempat merasa saya tidak layak menyebut diri saya orang yang maximum. Tetapi saya teringat dengan kata2 “Seorang yang Maksimal adalah seseorang yang belajar dari keterpurukannya dan bangkit berdiri dengan kedua kakinya kembali“. Saya merasa… Saya akan berusaha.. saya sekarang benar-benar lemah.. rasanya ingin lari dari semua tanggung jawab dan ingin bersembunyi di suatu tempat dimana tidak seorangpun tahu!!

Saya duduk di depan komputer dengan pandangan lesu.. Lalu ditengah keterpurukan dan pelukan sang iblis kesedihan.. Tangan saya dan mata saya membuka2 file2 arsip lama yang saya simpan.. Saya tidak mencari file-file pembangkit semangat karena pelukan mesra sang iblis kesedihan.. Saya melihat dengan terpaksa file pekerjaan lama saya, didalam sana ada riset saya dalam berbisnis online. Tidak ada hubungannya sama sekali dengan pembangkit semangat (yang ada hanya sederetan angka-angka dan tulisan beserta gambar2 yang bisa membuat seseorang semakin terpuruk). Entah bagaimana disana ada salah satu website yang pemiliknya adalah salah satu narasumber riset yang saya dapatkan. Saya baru sadar, kebetulan disana ia mencantumkan alamat websitenya dia.. disana ada sebuah judul yang tiba2 membuat saya tertarik.. Pantang Mati Sebelum Ajal..

Dia mengambil kisah dari seorang presenter Pepeng yang sering muncul di acara jari-jari. Yang ia ambil dari Talkshow Kick Andy..

Dibawah adalah kisahnya.. Kisah yang memilukan hati, tetapi memiliki arti yang dalam..

Read the rest of this entry

Kebahagiaan

happinessAda banyak hal-hal yang orang inginkan dalam kehidupan ini, salah satunya adalah kebahagiaan. Setiap orang selalu ingin mencapai hal ini tapi mengapa banyak orang selalu menunda kebahagiaan, bahkan hingga meninggal pun banyak orang yang belum merasakan kebahagiaan dan rasa syukur apa yang sudah didapat karena terlalu banyak keinginan. Jika kita bertanya kepada seseorang apa yang membuat kamu bahagia? Maka jawabannya akan bermacam-macam mulai dari jika aku mempunyai keluarga/menikah maka aku akan bahagia, ada juga yang menjawab jika aku sudah kaya raya maka akan bahagia, dan ada pula yang menjawab jika sudah mempunyai rumah dan mobil maka akan bahagia.

Tapi apakah benar jika semuanya sudah terpenuhi maka akan membuat orang itu bahagia atau akan menambah penderitaan? Pernahkah kita berpikir bahwa semakin banyak yang kita miliki maka rasa takut kita akan kehilangan akan semakin besar. Bagaimana bisa anda bahagia dengan keadaan seperti itu?

Sebagai contoh jika anda mempunyai mobil baru, lalu mobil tersebut hilang dicuri atau terbakar, apa yang terjadi dengan perasaan anda saat itu mungkin akan sangat menyakitkan dan hancur. Anda sudah mengumpulkan uang dengan susah payah untuk membeli mobil tersebut kini mobil tersebut hilang maka akan sangat menyakitkan. Anda marah-marah dan berteriak pun mobil tersebut tidak ada didalam bagasi rumah anda. Yang jadi pertanyaan apakah anda bisa bahagia biarpun tidak memiliki mobil tersebut? Jawabannya adalah bisa.

Lalu apakah mobil itu membawa kebahagiaan atau anda akan bertambah stress karena mobil itu tidak sengaja ditabrak orang atau lecet? Ya anda sendiri yang dapat menjawabnya.

Anda lah yang harus mengontrol perasaan anda sendiri, bukan orang lain, bukan benda atau apapun.

Kebahagiaan tidak perlu dikejar dan tidak pula harus ditunda, anda dapat merasakan bahagia detik ini juga saat ini juga dengan selalu merasa puas terhadap apapun yang sudah anda miliki dan selalu merasa bahagia dengan apapun yang terjadi inilah salah satu ciri pemikiran postif. Semoga anda dapat bisa merasakan kebahagiaan setiap detiknya.