Menikmati hidup
Posted by denny iriantoAug 13

Kami memang orang yang bisa dibilang bukan orang yang berkecukupan,terkadang kami makan hanya dengan nasi dan garam,tapi kami senang dengan apa yang sudah kami makan setiap hari, karena kami dapat dengan kerja keras dan ikhtiar yang tidak pernah putus. Pada suatu hari saya sebagai cucunya sedang asyik mengobrol dengan kakek ku, dan kakek bercerita tentang kisah hidupnya sewaktu muda dulu bersama nenek, kakek bekerja sebagai karyawan disebuah hotel yang bekerja sebagai pelayanan kamar.
Kakek bekerja setiap hari dengan mengendarai sepeda, sepeda butut miliknya yang sangat dicintainya dan sepedah itu pula yang setia menemaninya sepanjang hari dalam pekerjaannya, karena kami tidak mampu membeli sepeda motor pada waktu itu. Kami hidup serba kekurangan, melihat kehidupan kami yang seprti itu nenek pun membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan berdagang nasi uduk, serta lupis ( yang terbuat dari beras ketan). Setiap hari saya cucunya selalu membantu mengangkat barang dagangan yang akan nenek jual dan mengelap sepeda kakek yang selalu dipakai kakek bekerja sebelum saya berangkat kesekolah. Saya sangat senang membantu mereka berdua.Kakek dan nenek bekerja dengan penuh kejujuran dan rajin, karena hal itu penting dalam menjalani hidup ini. Sewaktu saya lagi ngobrol dengan nenek sambil merapihkan barang dagangannya karena hari menjelang sore, kakek datang pulang dan menghampiri kami berdua, dengan cepat saya datang membantu menaruh sepeda kakek dan memberinya minum. Sambil duduk kami ngobrol bertiga, kakek memberi nasehat kepada saya sebagai cucunya. “Wahai cucuku, dengarlah nasehatku ini kita ini orang miskin,serba kekuarangan dan bodoh, kalau hidupmu ingin sukses di masa depanmu nanti kuncinya hanya ada dua. Saya bertanya kepada kakek, apa kuncinya kek? kakek menjawab ”Jujur Dan Rajin”. Read the rest of this entry
Apakah anda tahu kenapa setiap orang Islam harus melaksanakan suatu pekerjaan yang namanya “ SHALAT ” ? mungkin ada sebagian orang yang mengatakan “ Untuk mencegah perbuatan yang keji dan mungkar ” / karena kita semua adalah mahkluk ciptaan-Nya yaitu Allah Azza Wajalla. Keduanya memang benar, lalu sekarang pertanyaannya apa hanya dengan shalat kita dapat mencegah perbuatan yang keji dan mungkar? tentunya jawaban ada dalam hati kita masing-masing tentang bagaimana kita menanggapinya dan melihatnya dari sudut yang mana dulu. Akan tetapi yang jelas Shalat itu penting bagi kita sebagai umat Islam dan seluruh umat manusia. Karena dengan melakukannya kita akan merasa tentram dan damai jika kita khusyuk dalam menjalaninya. Dengan shalat juga kita merasa bahwa kita menghormati dan mensyukuri atas limpahan rahmat dan rizkinya kepada kita. Sebagai contoh saya mengambil salah satu ciptaan_Nya yaitu oksigen. Jangan salah bahwa setiap kali kita bernapas adalah pemberian darinya yaitu Allah Azza Wajalla. Kita bernapas kan pakai oksigen, oksigen merupakan salah satu hasil ciptaan dari Allah SWT, dan kita mendapatkan serta menghirupnya dengan “ GRATIS “!!!! Tidak Bayar. Coba kalau kita lihat dirumah sakit oksigen itu kita harus beli dengan harga yang tidak sedikit dan itu pun terbatas. Ini Allah SWT memberikannya secara gratis dan tidak akan pernah habis.
Pikiran adalah awal dan permulaan terhadap tindakan atau sikap yang akan kita pilih . Bahkan disaat kita ingin memutuskan suatu pilihan yang mudah sekalipun . Nggak semua manusia mampu mengendalikan alam pikirannya dengan baik . banyak orang yang terjerat oleh alam pikirannya sendiri . Oleh sebab itu nggak sedikit orang yang kurang kuat mengendalikan pikirannya sendiri larut dalam kecemasan , kesedihan , kebencian , kegelisahan dan bahkan sampai pada titik kehancuran . Atau mungkin hasil yang paling buruknya lagi , sampai ada yang jadi nggak waras .
